Bahagiakan Orang Tuamu dengan Cara ini


Tidak akan ada yang bisa menyamai perasaan kita sebagai anak ketika melihat orang tua kita tersenyum, dan mengetahui bahwa alasan di balik senyum itu adalah kita. Walau begitu, membuat orang tua kita bangga dan bahagia adalah salah satu hal paling sulit di dunia. Kita Tidak selalu bisa sependapat dengan mereka — kadang malah keinginanmu berbeda 180 derajat dengan keinginan orang tua. Tapi, minimal kamu bisa melakukan hal-hal di bawah ini untuk berusaha membuat mereka paham bahwa kamu menyayangi dan menghormati mereka:

1. Hubungi Mereka Saat Kamu “tidak Lagi Butuh”

Sisihkan waktu 10-15 menit sekedar untuk memastikan bahwa mereka baik-baik saja, dan memberi tahu mereka kalau kamu baik-baik saja. Jangan cuma hubungi mereka kalau kamu sedang butuh duit. Ayah atau ibu kamu adalah satu-satunya orang di dunia ini yang akan selalu senang hati mengetahui apa yang sedang dan akan kita kerjakan.

2. Beri Mereka Hadiah Tak Terduga, Di Saat Tak Terduga

Kamu ingat ibumu bilang dia naksir scarf yang kalian lihat di mall beberapa hari lalu? Kalau kamu punya uang, belikan dia scarf itu walaupun hari ulang tahun beliau masih jauh. Memberi hadiah adalah salah satu cara menunjukkan bahwa kamu peduli, dan bahwa kamu bersedia repot-repot mengingat apa yang membuat ibumu senang.

3. Beranikan Dirimu Untuk Kerja Kecil-kecilan

Dengan ini, kamu bisa menunjukkan bahwa kamu punya tekad untuk mandiri dari orang tua dalam hal finansial. Kamu juga bisa menunjukkan bahwa kamu sudah dewasa, dan bahwa kamu berhak diperlakukan dengan hormat sebagaimana orang dewasa pada umumnya.

4. Sayangi Saudara Kamu

Generasi kita (dan internet) cenderung menganggap orang-orang yang misanthropic itu keren. Coba deh, udah berapa orang yang kamu tahu pernah bilang ke kamu “I hate/don’t understand people”?

Ada dunia di luar dirimu sendiri, yang sama menariknya dengan dunia yang kamu bangun dalam hati dan kepalamu. Alokasikan lebih banyak waktu untuk bermain dengan kakak dan adikmu. Pastikan mereka tahu kalau kamu selalu berusaha ada untuk mereka. Sumpah, tidak akan ada ruginya kalau kamu bersikap terbuka dan approachable terhadap orang-orang di sekitarmu.

5. Tunjukkan Kepada Mereka Bahwa Kamu Berusaha

Kamu tidak perlu punya IPK 3,98 untuk membuat orang tuamu bangga. Kamu tidak perlu mencetak nilai ulangan yang 100 semua. Kamu cuma perlu membuktikan pada orang tuamu kalau kamu cukup pintar untuk mengerti bahwa sekolah itu penting, dan cukup sopan untuk menghargai bahwa mereka telah melakukan apapun untuk memberikanmu pendidikan.

6. Hargai Selera Mereka

Orang tua kamu tumbuh di zaman yang berbeda dari kamu. Selera film dan musik kalian pun kemungkinan besar berseberangan. Bisa jadi, mereka suka musik yang menurutmu ‘norak’ atau ‘kampungan’. Tapi suatu lagu bisa menarik bukan hanya karena kualitas musik atau liriknya, melainkan juga karena lagu itu mampu membawa kembali momen-momen berharga dalam hidup pendengarnya. Dan mungkin aja, itu kenapa ibumu masih suka mendengarkan tembang kenangan yang saking mendayu-dayunya sampe bikin kamu lemes.

7. Rawat Penampilanmu

Klise, ya? Dari kecil juga kamu sudah selalu diingatkan buat mandi sore, pakai bedak, dan keluar rumah pakai baju yang rapi. Tapi, mungkin tidak banyak dari kita yang diajarkan bahwa merawat penampilan adalah suatu bentuk sopan santun. Kamu pakai deodoran bukan demi dirimu sendiri, tapi demi orang lain yang harus berdesak-desakan dengan kamu di bus kota. Kamu pakai lipstik bukan dengan tujuan jadi cewek paling cantik di dunia, tapi karena menyajikan wajah yang elok adalah suatu tindakan yang terpuji.

Lagipula, siapa yang tidak bangga punya anak yang selalu berpenampilan rapi?

8. Bersikaplah Sopan, Walaupun Mereka Orang Tuamu

Jangan remehkan mereka, sedekat apapun kamu dan orang tuamu. Mereka tetap manusia, dan setiap manusia berhak untuk diperlakukan dengan sopan. Selalu bilang terima kasih untuk menghargai kebaikan mereka, dan jangan lupa minta maaf kalau kamu melakukan kesalahan.

9. Selalu Miliki Alasan Yang Logis Kenapa Kamu Melakukan Sesuatu

Anak-anak Indonesia selalu dididik untuk menjadi penurut. Tapi, perbedaan pendapat antara kamu dan orang tuamu kadang tidak bisa terhindarkan. Trik terbaik untuk menyelesaikan konflik dengan orang tua bukanlah dengan memenuhi apapun yang mereka tuntut dari kamu — tapi dengan menjelaskan alasan-alasan logis kenapa kamu percaya bahwa apa yang kamu lakukan adalah hal terbaik buat kamu, orang-orang di sekitarmu, dan masa depanmu.

10. Maafkan Mereka, Dan Maafkan Juga Dirimu Sendiri

Ada saatnya kamu harus mengakui bahwa rasa kecewa adalah sesuatu yang pasti ada dalam hubungan orang tua dan anak. Maafkan orang tuamu atas ketidakmampuan mereka untuk mendukung seluruh ambisi hidupmu. Maafkan dirimu sendiri atas ketidakmampuan kamu untuk memenuhi seluruh keinginan dan asa mereka.

11. Pahami dan Camkan Bahwa Mereka Menjalani Beberapa Peran Sekaligus Dalam Hidup Mereka

Buat kamu, mereka adalah orang yang mengganti popok saat kamu bayi, menggandeng tanganmu saat kamu belajar jalan, mengabadikan momen memalukanmu dengan kamera jadul mereka, membiayai sekolah dan kursus bimbelmu, dan selalu menuntutmu ini-itu. Bagi orang lain, mereka adalah ‘Bu Dokter’, ‘Pak Guru’, tetangga yang ramah, imam masjid yang baik, sahabat SMA, atau bahkan mantan pacar.

Ketika kita menyadari bahwa mereka bukan cuma orang tua kita — bahwa mereka adalah manusia, yang menjalani beberapa peran sekaligus dalam hidup mereka — akan lebih mudah untuk menghormati, mencintai, atau menghargai apapun yang telah mereka lakukan demi kita dalam hidup ini. Yang tak kalah penting, akan lebih tanpa pamrih kamu berusaha untuk membahagiakan dan membatidakan hati mereka.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.